A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 38

Backtrace:

File: /home/sma1mj08/domains/sma1majene.sch.id/public_html/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 38
Function: _error_handler

File: /home/sma1mj08/domains/sma1majene.sch.id/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-95 TAHUN | SMAN 1 MAJENE

SMAN 1 MAJENE

Jalan M. Djud P No. 2, Kel. Labuang, Kec. Banggae Timur, Kab. Majene

Cerdas, Kritis, dan Berbudaya

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-95 TAHUN

Minggu, 05 Nopember 2023 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 568 Kali

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober dan tahun ini merupakan peringatan yang ke-95 dengan mengangkat tema "Bersama Memajukan Indonesia". Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk menguatkan kembali semangat persatuan dan kebangsaan serta menunjukkan semangat kolaboratif dalam memajukan Indonesia.

SMA Negeri 1 Majene memperingati hari Sumpah Pemuda ke-95 dengan melaksanakan upacara bendera dengan OSIS sebagai petugas upacara. Guru dan tenaga administrasi sekolah mengenakan pakaian adat sedangkan siswa mengenakan sarung sutra mandar. Wakasek Kesiswaan ibu Herlina, S.Pd.,M.Pd. bertindak sebagai pembina upacara. Dua orang siswa atas nama Muhammad Ghufran Mutawally dan Meyla Achrilah Bahri membacakan teks Kongres Pemuda Indonesia. Upacara berlangsung dengan khidmat dan lancar. Usai upacara dilakukan sesi foto bersama antara guru, siswa, hingga mahasiswa yang sedang PPL dan KKN di SMAN 1 Majene. 

SMAN 1 Majene juga mengutus 22 orang siswa untuk mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di Pendopo Rujab Bupati Majene.  Dua siswa SMA N 1 Majene juga berperan sebagai pasukan pengibar bendera yaitu, Nabila Zalfa Zahiroh (pembawa bendera) dan Muhammad Farel Zulfa (penggerek bendera).

"Jujur hari ini menyenangkan sekali, mungkin karena ini hari Sumpah Pemuda pertama di SMA karena kami murid baru, tadi saya bertugas sebagai paduan suara dan teman saya bertugas sebagai pembaca undang undang. Upacara tadi berlangsung dengan khidmat walaupun matahari sangat panas, alhamdulillah upacara berjalan dengan lancar sesuai rencana" kesan salah satu siswi yang menjadi pemandu suara dalam upacara.

"Tepatnya di hari Sumpah Pemuda sekaligus saya merayakan hari ulang tahun saya sehingga menambah kesan menariknya bagi saya pribadi. Pelaksanaan upacara dengan menggunakan Lipa' Saqbe menambah kesan cinta terhadap budaya kita khususnya Mandar.
Melalui ikrar sumpah pemuda yang dibacakan pada pelaksanaan upacara senantiasa membuat kita memaknai sumpah pemuda, yaitu menyatukan perjuangan bangsa, rasa cinta tanah air, menumbuhkan kebanggan sebagai bangsa Indonesia dengan menjunjung tinggi bahasa persatuan, dan menerima perbedaan sebagai keunikan alih alih memecah dan jadi sumber konflik. Saya harap dari peringatan sumpah pemuda ini, siswa-siswa terus berkobar semangatnya dalam belajar dan rela berkorban demi bangsa sebagaimana para pemuda generasi terdahulu" kata Tanwir.

Kemudian kami menanyakan ke salah satu guru dari SMAN 1 Majene tentang perbedaan pemuda yang sekarang dengan pemuda yang dulu
"Kalau pemuda sekarang karena hidup di zaman teknologi sudah berkembang pesat jadi orang-orang mudah terpengaruh dengan dunia luar, tetapi ada juga positif juga, pemuda sekarang sangat kreatif. Orang tua zaman dulu kalau anaknya berbuat salah pasti dinasehati, tetapi orang tua sekarang kalau anaknya salah sebagian besar tidak peduli dengan anaknya mungkin karena sibuk, dll"

 

(Sumber: Mading SP | Editor: Tim Website)

GALERI

(Dok: Mading SP & OSIS SMAN 1 Majene)

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT